Jumat, 10 Mei 2013

Arrogant Rabbit and Tortoise





       In a small forest on the outskirts of the village, there is a rabbit that arrogant. She likes to taunt other animals that are weaker.
Other animals such as turtles, snails, ants, and other small animals no one likes the cocky rabbit. One day, the rabbit walks arrogantly looking for in a weak opponent he scoffed. Incidentally he met a turtle.
         "Hey, the turtle, the slow, you do not run off the road .. aja dong so, let me quickly up," said Rabbit Sambir shoot out the lip to the Tortoise.
       "Let the Rabbits, is a slow path. Important thing I got to my destination safely, rather than quickly later fell and was injured," Turtle replied calmly.
       
"Hey, turtles, what if we run race., If you can win a gift I will give you anything you ask for," Hare said with a laugh. In his heart he said, "How could he be able to defeat me."
       "Well, rabbits, how could I compete with racing, you can run and jump quickly, while I go step by step while carrying my heavy," said the turtle.
      "I can not, you should not reject my challenge this. Anyway I'll see you tomorrow morning under the banyan tree. I will contact Mr. Wolf to be the referee," Rabbit force.
     
Turtles can only be silent stare. In his heart said:
             "There's no way I can beat the Rabbit?"
         The next day Rabbit was waiting Proudly under the banyan tree. Mr. Wolf also has come to be a referee. Once the turtles come, Mr. Wolf said:
     "The rules are like this, you start from there the next line under the mango tree. Guys can not see?"
     
"Can ... can ...," Rabbit and Turtle replied. "Well who could come first under the banyan tree, that's what wins," said Mr. Wolf again.
     "Okay, ... one .... two ... three ... go!" The wolf pack gestured. Rabbits jump immediately preceded the tortoise, who began to walk slowly, because he could not leave his house.
     "Come on the turtles, run dong .....!" Rabbit shouted from a distance.
     "I will wait here for ya ...," he said with a mock turtle. Rabbit sitting around singing. That time the wind blows gently and cool, so that makes Rabbit became drowsy, and, shortly after Rabbit was asleep!
         Slowly but surely the turtles move mightily. he quietly passed Rabbits who had fallen asleep. A few more steps he will reach the finish. When that's the Rabbit up. How shocked he was when he saw the tortoise had almost reached the finish. Mightily he ran and jumped to catch turtles. But it was too late, turtle feet have touched the finish line and Mr. Wolf has decided that the winner is TORTOISE. The Arrogant Rabbit paused as if not believing that he could fall asleep.
     "Well, who wins Rabbit?" asked the tortoise to the hare.
     "Well, it turns out you win the tortoise," said the shy rabbit.
      "Now I'm just one of you, you do not get cocky anymore, not like mocking anymore, and do not be naughty, huh?"
said the tortoise.
      "Yeah lah turtles, from now on I will not be arrogant again, would not scoff anymore. Forgive me yes," said the rabbit.
      
"Yeah, okay, now we're friends right?" said the tortoise. Since then the rabbit is not arrogant anymore.

The moral: Do not be so arrogant person

Keywords:
a.       Arrogant              : Sombong
b.      Defeat                  : Mengalahkan
c.       Destination           : Tujuan
d.      Incidentally           : Selentingan
e.      Immediately          : Segera
f.        Mightily                : Dengan Kuat

Kamis, 15 November 2012

Diary


Wednesday, 10 October 2012
gif dough toys with my friends while learning the art of culture, until all the white uniform, but fun

Thursday, 11 October 2012
can new science of PO

Friday, 12 October 2012
exercise time, and exercise basketball: (

Saturday, 13 October 2012
see Windy is practicing with a wrap scarf

Sunday, 14 October 2012
my family went to the Gramedia store but it turned out there was not buying anything. what a pity ...

Monday, 15 October 2012
as usual I went off course and the course is now the subjects that I like the math. after being given the matter turns out I finished first and scored 100. it's great

Tuesday, 16 October 2012
studied biology with a supervisor

Wednesday, 17 October 2012
repetition time midterm english which makes me tremble.

Thursday, 18 October 2012
first experience as a teacher and it was difficult with pratmasita

Friday, 19 October 2012
basketball again, basketball again

Saturday, 20 October 2012
can new knowledge of self-improvement dance

Sunday, 21 October 2012
I re-visited the Gramedia store and finally I bought the book. it was great

Monday, 22 October 2012
following the first selection for the school anniversary

Tuesday, 23 October 2012
following the second selection for the school anniversary

Wednesday, 24 October 2012
celebrate the school's birthday and featuring a song for my class smpn 1 yosowilangun. and finally smoothly without any hindrance.

Kamis, 01 November 2012

Proses Pencernaan Makanan


Proses Pencernaan Makanan

1.       Mulut
Di dalam rongga mulut terdapat tiga macam alat pelengkap yang membantu proses pencernaan, yaitu gigi, lidah, dan kelenjar ludah.
a.       Gigi
1.       Susunan gigi
Gigi berperan dalam awal proses pencernaan dan terjadi secara mekanik, yaitu melalui penghancuran makanan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dan memperluas permukaan makanan. Selama pertumbuhan, manusia mempunyai dua macam perangkat gigi, yaitu seperangkat gigi susu dan seperangkat gigi tetap.gigi susu mulai tumbuh antara enam hingga delapan bulan setelah kelahiran. Gigi susu akan lepas semua dan digantikan oleh gigi tetap.
2.       Fungsi gigi
Gigi berfungsi dalam pencernaan mekanik, yaitu menghancurkan makanan. Gigi seri, berbentuk seperti kapak dengan ujung rata, terletak di depan, dan berfungsi memotong makanan. Gigi taring, ujungnya runcing, terletak diantara gigi seri dan gigi geraham, berfungsi mengoyak atau merobek makanan. Gigi geraham permukaannya melebar dan bergelombang, terletak dibelakang gigi taring, berfungsi mengunyah atau menghaluskan makanan.
3.       Struktur gigi
Setiap gigi mempunyai 3 bagian, yaitu puncak gigi/mahkota gigi, leher gigi dan akar gigi. Puncak gigi/ mahkota merupakan bagian yang tampak dari luar. Bagian luar puncak gigi dilapisi oleh lapisan keras yang berwarna putih yang disebut email. Fungsi email untuk memperkuat dan melindungi tulang gigi yang terbuat dari dentin. Leher gigi berada di dalam gusi. Akar gigi tertanam di dalam rahang. Bagian luar akar gigi dilapisi semen. Di dalam gigi terdapat rongga gigi (pulpa) yang mengandung pembuluh darah dan saraf.

b.       Lidah
Lidah berfungsi untuk membantu mengecap/merasakan makanan, membantu menempatkan makanan sehingga mudah dikunyah, dan membantu menelan/mendorong makanan masuk kedalam kerongkongan.

c.       Kelenjar ludah
Kelenjar ludah berfungsi menghasilkan ludah/air liur. Di dalam ludah terdapat enzim ptialin yang berguna untuk mengubah zat tepung menjadi zat gula. Jadi, ludah berfungsi untuk membuat rongga mulut lebih steril, membasahi makanan, dan mencerna makanan secara kimiami

2.       Pangkal kerongkongan (faring)
Faring merupakan persimpangan antara kerongkongan dan tenggorokan yang merupakan saluran pernafasan. Pada pangkal faring terdapat katup yang disebut epiglotis. Epiglottis berfungsi menutup pangkal tenggorokan pada waktu menelan sehingga makanan tidak masuk ke saluran pernapasan.

3.       Kerongkongan
Kerongkongan merupakan saluran sepanjang 20 cm di belakang saluran pernapasan yang menghubungkan antara mulut dan lambung. Makanan dapat bergerak dari mulut ke lambung karenen adanya gerak peristaltik oleh dinding otot kerongkongan. Gerak peristaltik adalah gerakan otot dinding saluran pencernaan berupa gerak kembang-kempis atau gerak memijit/meremas-remas.



4.       Lambung
Lambung terdiri atas 3 bagian, yaitu kardiak (bagian atas), fundus (bagian tengah), pylorus (bagian bawah). Lambung mempunyai 2 macam otot lingkar (sfinkter) yang berfungsi mengatur masuk atau keluarnya makanan di lambung. Otot lingkar yang pertama adalah otot lingkar kardiak yang terletak di ujung lambung yang yang berbatasan dengan kerongkongan. Otot lingkar berfungsi menjaga makanan agar tetap berada di dalam dan tidak kembali ke kerongkongan. Otot lingkar yang kedua adalah otot lingkar pylorus yang terletak di ujung lambung yang berbatasan dengan usus halus.
Getah lambung terdiri atas asam klorida (HCI), enzim pepsinogen, dan rennin. HCI berfungsi untuk mematikan bakteri yang terbawa oleh makanan, merangsang sekresi getah usus, dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Pepsin berfungsi mencerna protein menjadi molekul-molekul yang lebih kecil yang disebut pepton. Rennin berfungsi menggumpalkan kasein yang terdapat di dalam usus.

5.       Usus halus
Usus halus terdiri atas 3 bagian, yaitu duodenum (usus dua belas jari), jejunum (usus kosong), dan ileum (usus penyerapan)
a.       Duodenum (usus dua belas jari)
Di bagian ini bermuara dua saluran, yaitu saluran empedu dan saluran pankreas. Saluran empedu mengalirkan getah empedu yang dihasilkan oleh hati. getah pankreas mengandung tiga macam enzim yaitu lipase, amylase, dan tripsin. Lipase berfungsi mencerna lemak menjadi asam lemak dan griserol. Amylase berfungsi mencerna amilum menjadi maltose. Tripsin berfungsi mencerna pepton dan protein menjadi asam amino dan dipeptida.

b.      Jejunum (usus kosong)
Di bagian ini semua proses pencernaan berakhir. Semua zat tepung sudah dicerna menjadi glukosa, semua protein sudah dicerna menjadi asam amino, dan semua lemak dicerna menjadi asam lemak dan gliserol.

c.       Ileum (usus penyerapan)
Untuk mempercepat proses penyerapan sari-sari makanan, usus halus dilengkapi dengan struktur berbentuk lipatan di dalamnya. Lekukan itu di sebut vili dan berfungsi memperluas bidang penyerapan sehingga penyerapan sari-sari makanan menjadi lebih efisien.

6.       Usus besar
Fungsi usus besar yang pertama adalah menyerap air dari sisa-sisa makanan sehingga membentuk feses yang agak padat. Fungsi usus besar yang kedua adalahmenyimpan tinja sampai dikeluarkan dari tubuh melalui anus. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli yang menguntungkan bagi tubuh kita. Bakteri E. coli tersebut berperan membusukkan sisa-sisa makanan menjadi feses.

Minggu, 16 September 2012

Descriptive Text


My Cat

I have a cat named Igo. He is so cute and adorable. He has soft fur and feathers are gray. He loves to play with anything. Sometimes playing with me. Sometimes he is also very naughty. And he usually sleeps under the table.

Kamis, 01 Maret 2012

Pemuaian

Pengertian Pemuaian
Pemuaian adalah bertambahnya ukuran suatu benda karena pengaruh perubahan suhu atau bertambahnya ukuran suatu benda karena menerima kalor.
Pemuaian terjadi pada 3 zat yaitu pemuaian pada zat padat, pada zat cair, dan pada zat gas.
Pemuaian pada zat padat ada 3 jenis yaitu pemuaian panjang (untuk satu demensi), pemuaian luas (dua dimensi) dan pemuaian volume (untuk tiga dimensi). Sedangkan pada zat cair dan zat gas hanya terjadi pemuaian volume saja, khusus pada zat gas biasanya diambil nilai koofisien muai volumenya sama dengan 1/273.
Pemuaian panjang
adalah bertambahnya ukuran panjang suatu benda karena menerima kalor. Pada pemuaian panjang nilai lebar dan tebal sangat kecil dibandingkan dengan nilai panjang benda tersebut. Sehingga lebar dan tebal dianggap tidak ada. Contoh benda yang hanya mengalami pemuaian panjang saja adalah kawat kecil yang panjang sekali.
Pemuaian panjang suatu benda dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu panjang awal benda, koefisien muai panjang dan besar perubahan suhu. Koefisien muai panjang suatu benda sendiri dipengaruhi oleh jenis benda atau jenis bahan.
Secara matematis persamaan yang digunakan untuk menentukan pertambahan panjang benda setelah dipanaskan pada suhu tertentu adalah
Rumus pertambahan panjang
Bila ingin menentukan panjang akhir setelah pemanasan maka digunakan persamaan sebagai berikut :
Yang perlu diperhatikan adalah didala rumus tersebut banyak sekali menggunakan lambang sehingga menyulitkan dalam menghapal. Disarankan untuk sering menggunakan rumus tersebut dalam mengerjakan soal dan tidak perlu dihapal.
Pemuaian luas
adalah pertambahan ukuran luas suatu benda karena menerima kalor. Pemuaian luas terjadi pada benda yang mempunyai ukuran panjang dan lebar, sedangkan tebalnya sangat kecil dan dianggap tidak ada. Contoh benda yang mempunyai pemuaian luas adalah lempeng besi yang lebar sekali dan tipis.
Seperti halnya pada pemuian luas faktor yang mempengaruhi pemuaian luas adalah luas awal, koefisien muai luas, dan perubahan suhu. Karena sebenarnya pemuaian luas itu merupakan pemuian panjang yang ditinjau dari dua dimensi maka koefisien muai luas besarnya sama dengan 2 kali koefisien muai panjang. Pada perguruan tinggi nanti akan dibahas bagaimana perumusan sehingga diperoleh bahwa koefisien muai luas sama dengan 2 kali koefisien muai panjang.
Untuk menentukan pertambahan luas dan volume akhir digunakan persamaan sebagai berikut :
Rumus pemuaian luas
Pemuaian volume
adalah pertambahan ukuran volume suatu benda karena menerima kalor. Pemuaian volume terjadi benda yang mempunyai ukuran panjang, lebar dan tebal. Contoh benda yang mempunyai pemuaian volume adalah kubus, air dan udara. Volume merupakan bentuk lain dari panjang dalam 3 dimensi karena itu untuk menentukan koefisien muai volume sama dengan 3 kali koefisien muai panjang. Sebagaimana yang telah dijelskan diatas bahwa khusus gas koefisien muai volumenya sama dengan 1/273
Persamaan yang digunakan untuk menentukan pertambahan volume dan volume akhir suatu benda tidak jauh beda pada perumusan sebelum. Hanya saja beda pada lambangnya saja. Perumusannya adalah
 Rumus pemuaian volume

Kalor

Definisi Kalor
Peristiwa yang melibatkan kalor sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pada waktu memasak air dengan menggunakan kompor. Air yang semula dingin lama kelamaan menjadi panas. Mengapa air menjadi panas? Air menjadi panas karena mendapat kalor, kalor yang diberikan pada air mengakibatkan suhu air naik. Dari manakah kalor itu? Kalor berasal dari bahan bakar, dalam hal ini terjadi perubahan energi kimia yang terkandung dalam gas menjadi energi panas atau kalor yang dapat memanaskan air.

Sebelum abad ke-17, orang berpendapat bahwa kalor merupakan zat yang mengalir dari suatu benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah jika kedua benda tersebut bersentuhan atau bercampur. Jika kalor merupakan suatu zat tentunya akan memiliki massa dan ternyata benda yang dipanaskan massanya tidak bertambah. Kalor bukan zat tetapi kalor adalah suatu bentuk energi dan merupakan suatu besaran yang dilambangkan Q dengan satuan joule (J), sedang satuan lainnya adalah kalori (kal). Hubungan satuan joule dan kalori adalah:
1 kalori = 4,2 joule
1 joule = 0,24 kalori

Kalor dapat Mengubah Suhu Benda
Apa yang terjadi apabila dua zat cair yang berbeda suhunya dicampur menjadi satu? Bagaimana hubungan antara kalor terhadap perubahan suhu suatu zat? Adakah hubungan antara kalor yang diterima dan kalor yang dilepaskan oleh suatu zat? Semua benda dapat melepas dan menerima kalor. Benda-benda yang bersuhu lebih tinggi dari lingkungannya akan cenderung melepaskan kalor. Demikian juga sebaliknya benda-benda yang bersuhu lebih rendah dari lingkungannya akan cenderung menerima kalor untuk menstabilkan kondisi dengan lingkungan di sekitarnya. Suhu zat akan berubah ketika zat tersebut melepas atau menerima kalor. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa kalor dapat mengubah suhu suatu benda.

Kalor jenis suatu zat adalah banyaknya kalor yang yang diperlukan oleh suatu zat bermassa 1 kg untuk menaikkan suhu 1 °C. Sebagai contoh, kalor jenis air 4.200 J/kg °C, artinya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg air sebesar 1 °C adalah 4.200 J. Kalor jenis suatu zat dapat diukur dengan alat kalorimeter.

Tabel beberapa kalor jenis zat
Banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda bergantung pada:
  • massa benda (m)
  • jenis benda / kalor jenis benda (c)
  • perubahan suhu (Δt )
Oleh karena itu, hubungan banyaknya kalor, massa zat, kalor jenis zat, dan perubahan suhu zat dapat dinyatakan dalam persamaan.

Keterangan:
Q = Banyaknya kalor yang diserap atau dilepaskan (joule)
m = Massa zat (kg)
c = Kalor jenis zat (joule/kg °C)
Δt = Perubahan suhu (°C)

Kalor dapat Mengubah Wujud Zat
Suatu zat apabila diberi kalor terus-menerus dan mencapai suhu maksimum, maka zat akan mengalami perubahan wujud. Peristiwa ini juga berlaku jika suatu zat melepaskan kalor terus-menerus dan mencapai suhu minimumnya. Oleh karena itu, selain kalor dapat digunakan untuk mengubah suhu zat, juga dapat digunakan untuk mengubah wujud zat. Perubahan wujud suatu zat akibat pengaruh kalor dapat digambarkan dalam skema berikut.

Keterangan:
1 = mencair/melebur
2 = membeku
3 = menguap
4 = mengembun
5 = menyublim
6 = mengkristal

Menguap (terjadi perubahan suhu)
Apakah pada waktu zat menguap memerlukan kalor? Dari manakah kalor itu diperoleh? pada waktu air dipanaskan akan tampak uap keluar dari permukaan air. Kenyataan ini menunjukkan bahwa pada waktu menguap zat memerlukan kalor. Jika air dipanaskan terus-menerus, lama-kelamaan air tersebut akan habis. Habisnya air akibat berubah wujud menjadi uap atau gas. Peristiwa ini disebut menguap, yaitu perubahan wujud dari cair ke gas, karena molekul-molekul zat cair bergerak meninggalkan permukaan zat cairnya. Pada peristiwa menguap terjadi perubahan suhu, oleh karena itu berlaku:

Sama halnya pada peristiwa membekumelebur, dan mengembun.

Mendidih (tidak mengalami perubahan suhu, namun terjadi perubahan wujud)
Mendidih adalah peristiwa penguapan zat cair yang terjadi di seluruh bagian zat cair tersebut. Peristiwa ini dapat dilihat dengan munculnya gelembung-gelembung yang berisi uap air dan bergerak dari bawah ke atas dalam zat cair. Zat cair yang mendidih jika dipanaskan terus-menerus akan berubah menjadi uap. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah 1 kg zat cair menjadi uap seluruhnya pada titik didihnya disebut kalor uap (U). Karena tidak terjadi perubahan suhu, maka besarnya kalor uap dapat dirumuskan:

Keterangan:
Q = kalor yang diserap/dilepaskan (joule)
m = massa zat (kg)
U = kalor uap (joule/kg)

Tabel beberapa kalor uap zat

Jika uap didinginkan akan berubah bentuk menjadi zat cair, yang disebut mengembun. Pada waktu mengembun zat melepaskan kalor, banyaknya kalor yang dilepaskan pada waktu mengembun sama dengan banyaknya kalor yang diperlukan waktu menguap dan suhu di mana zat mulai mengembun sama dengan suhu di mana zat mulai menguap.

sel

*      Sel

·         Macam – macam sel
Sel dibedakan menjadi 2 yaitu sel prokariotikdan sel eukariotik. Sel prokariotik adalah sel yang inti selnya tidak mempunyai membran inti. Sel eukariotik adalah sel yang inti selnya mempunyai membran inti.

·         Bagian – bagian sel
Bagian utama swl yaitu selaput plsma (membrane sel), sitoplasma dan inti sel (nucleus). Selaput plasma merupakan selaput yang menyalimuti sitoplasma. Fungsinya melindungi isi sel, mengontrol keluar masuknya zat dari dalam sel. Selaput plasma bersifat semi permeable dan tersusun atas dua lapisan lipoprotein. Sitoplasma merupakan cairan kental yang didalamnya terdapat partikel kecil yang disebut Organel. Organel yang terdapat pada sitoplasma adalah mitokondria, sebagai tempat respirasi sel. Ribosom, sebagai tempat pembentukan sel. Badan golgi, berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan protein keluar selaput plasma. Reticulum indoplasma, berfungsi sebagai tempat pembentukan lemak. Dan menghubungkan inti seldengan sitoplasma. Nucleus pada sel umumnya terletak ditengah sel.


*      Jaringan

·         Jaringan pada hewan

a.       Jaringan epitel
Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan organ atau tubuh, baik permukaan dalam maupun luar. Fungsinya untuk member perlindungan terhadap kerusakan mekanis, perlindungan dari masuknya mikroorganisme, menerima rangsang, dan mencegah penguapan air.

b.      Jaringan pengikat
Jaringan pengikat berfungsi mengikat (mempersatukan jaringan – jaringan menjadi organ dan mempersatukan organ – organ menjadi sistem organ). Jaringan ini juga disebut jaringan penyokong karena berfungsi menyokong dan melindungi organ – organ yang lemah. Berdasarkan stukturnya dang fungsinya jaringan pengikat dibedakan menjadi :
1.       Jaringan pengikat longgar
2.       Jaringan pengikat liat
3.       Jaringan pengikat lemak
 Jaringan tulang yang terdiri atas :
1.       Tulang keras
2.       Tulang rawan
3.       Jaringan darah

c.       Jaringan otot
Jaringan otot merupakan jaringan tubuh yang mempunyai kemampuan kontraksi dan relaksasi. Kontraksi artinya mengerut, relaksasi artinya mengendor jaringan otot dibedakan menjadi 3 yaitu :
1.       Otot lurik             = melekat pada rangka
2.       Otot polos           = letak inti terdapat ditengah sel
3.       Otot jantung      = letak intisel terdapat ditengah

d.      Jaringan saraf
Jaringan saraf disususn oleh sel – sel saraf (neuron). Setiap sel saraf tersususn atas badan sel, neurit dan dendrite. Neurit adalah bagian yang membawa rangsang ke sel saraf lain. Dendrit adalahbagian sel yang menangkap rangsang dan membawanya kedalam sel. Hubungan antara neuron yang satu dengan neuron yang lainnya terjadi pada sinapsis. Berdasarkan fungsinya neuron dibedakan menjadi 3 yaitu :
1.       Nouron sensoris
2.       Neuron motoris
3.       Neuron konektor
Jaringan saaf berfungsi :
1.       Menerima rangsangan dari lingkungan.
2.       Menyalurkan rangsangan tersebut kebagian tubuh yang lain.

·         Jaringan pada tumbuhan

a.       Jaringan epidermis
Jaringan epidermis terletak dipermukaan organ (akar, batang, daun). Berfungsi melindungi jaringan – jaringan lain yang ada dibawahnya atau didalamnya.
 Ciri – cirinya adalah :
1.       Sel – sel penyusunnya berbentuk segi empat ayng tersusun rapat
2.       Terdiri atas selapis sel
3.       Tidak mengandung klorofil

b.      Jaringan parenkim / jaringan dasar
Jaringan parenkim disebut jaringan dasar karena, merupakan penyusun sebagian besar organ tumbuhan. Fungsi jaringan ini adalah :
1.       Memperkuat jaringan – jaringan yang lain
2.       Tempat menyimpan cadangan makanan
3.       Tempat pertukaran gas

c.       Jaringan penguat
Didalam jaringan parenkim terdapat jaringan penguat. Dinding sel jaringan penguat lebih tebal dari pada dinding sel jaringan dasar. Jaringan penguat terdiri atas dua macam jaringan yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

d.      Jatingan pengangkut
Jaringan pengangkut terdiri dari 2 macam jaringan yaitu xilem(pembuluh kayu ) dan floem (pembuluh tapis / ayak). Jaringan xylem tersusun dari beberapa tipe sel, yaitu pembuluh xylem dan trakeid. Sel – sel trakeid berdindding tebal mengandung zat kayu. Jaringan xylem berfungsi mengangkut air dan zat – zat terlarut didalamnya dari akar kedaun. Jaringan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh tubuh tumbuhan.